library.usk.ac.id

Banda Aceh, 25 November 2024 – Universitas Syiah Kuala (USK) terus mendorong transformasi digital dalam dunia pendidikan melalui inovasi Electronic Theses and Dissertations (ETD). Sistem ETD ini tidak hanya mempermudah mahasiswa dalam mengunggah karya ilmiah mereka, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), dengan mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas administrasi akademik.

Sistem Electronic Theses and Dissertations (ETD) di Universitas Syiah Kuala (USK) mulai diterapkan pada tahun 2015. Aplikasi ini dikembangkan untuk memudahkan mahasiswa dalam mengunggah karya ilmiah mereka, seperti skripsi, tesis, dan disertasi, serta untuk mempercepat proses administrasi akademik, termasuk pengajuan surat bebas pustaka dan pendaftaran yudisium.

Salah satu fitur terbaru yang dihadirkan oleh ETD USK adalah integrasi langsung dengan sistem pendaftaran yudisium, yang membuat proses kelulusan menjadi lebih cepat dan lebih mudah bagi mahasiswa. Mahasiswa yang telah berhasil mengunggah karya ilmiah mereka, seperti skripsi, tesis, atau disertasi, tidak perlu lagi mencetak surat bebas pustaka secara manual. Setelah karya ilmiah diverifikasi oleh petugas perpustakaan, data mahasiswa akan secara otomatis terhubung dengan sistem pendaftaran yudisium, memungkinkan mahasiswa untuk melanjutkan proses kelulusan tanpa perlu mengurus administrasi tambahan.

Dr. Ismul Huda, M.Si, Kepala UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, menjelaskan, \”Dengan integrasi antara sistem ETD dan pendaftaran yudisium, mahasiswa kini dapat menikmati proses administrasi yang lebih efisien. Setelah mengunggah karya ilmiah mereka, mereka langsung dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses kelulusan, tanpa harus lagi mencetak surat bebas pustaka secara terpisah.\”

https://sdgs.bappenas.go.id/

Inovasi ini juga mendukung berbagai tujuan SDGs yang dideklarasikan oleh PBB, khususnya:

  • Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas
    Sistem ETD mempermudah mahasiswa dalam mengelola karya ilmiah mereka dengan lebih efisien, sehingga mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik dan proses kelulusan yang lebih cepat.
  • Tujuan 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
    Penggunaan sistem digital untuk pengelolaan karya ilmiah menunjukkan kontribusi USK dalam mendukung perkembangan infrastruktur dan inovasi di sektor pendidikan tinggi.
  • Tujuan 10: Berkurangnya Kesenjangan
    Dengan mengakses sistem ETD, mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat dengan mudah mengunggah karya ilmiah mereka tanpa terbatas oleh kendala fisik, seperti jarak ke perpustakaan. Ini mengurangi kesenjangan akses pendidikan, terutama bagi mahasiswa yang berada di daerah terpencil.
  • Tujuan 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
    Proses yang transparan dan terorganisir dalam pengelolaan karya ilmiah melalui ETD mendukung prinsip keadilan akademik. Sistem ini memastikan bahwa seluruh karya ilmiah disubmit dan diverifikasi secara adil, yang mendukung terciptanya kelembagaan yang lebih transparan dan akuntabel.
  • Tujuan 17: Kemitraan untuk Tujuan
    Integrasi ini juga menunjukkan upaya kemitraan antara sistem perpustakaan, sistem akademik, dan mahasiswa untuk mencapai tujuan bersama dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Selain meningkatkan efisiensi, inovasi ini juga mengurangi beban administrasi bagi mahasiswa, yang sebelumnya harus melalui proses cetak dan pengajuan surat bebas pustaka secara manual. Kini, dengan adanya sistem ETD yang terintegrasi, mahasiswa dapat lebih fokus pada pencapaian akademik mereka dan meminimalisir waktu yang dihabiskan untuk urusan administratif.

Dengan adanya fitur ini, Universitas Syiah Kuala tidak hanya menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan akademik, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung implementasi SDGs yang lebih luas. Inovasi berbasis teknologi ini menunjukkan bagaimana perguruan tinggi dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman, mempercepat proses akademik, dan mendukung tujuan global untuk pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Scroll to Top