
Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan budaya literasi dan akademik, UPT Perpustakaan dan E-Learning Universitas Syiah Kuala (USK) terus mengembangkan program Library Student Assistant (LSA) sebagai wadah partisipasi aktif mahasiswa dalam mendukung operasional dan pelayanan perpustakaan di lingkungan kampus.
Program Library Student Assistant menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan pihak perpustakaan yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang sekaligus memberikan ruang pengembangan kompetensi bagi mahasiswa. Melalui program ini, para mahasiswa terpilih dilibatkan secara langsung dalam berbagai aktivitas layanan perpustakaan dan e-learning, mulai dari selving buku, layanan sirkulasi, pendampingan pengguna, dukungan kegiatan literasi informasi, hingga membantu pemanfaatan fasilitas dan pembelajaran.
Kepala UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, Dr. Ismul Huda, M.Si, menyampaikan bahwa keberadaan Library Student Assistant bukan hanya bertujuan membantu operasional layanan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa di lingkungan akademik.
“Mahasiswa yang tergabung dalam Library Student Assistant mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, pelayanan, manajemen waktu, literasi digital, serta kemampuan bekerja dalam tim. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting yang dapat mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja di masa mendatang,” ujarnya.
Sebelum melaksanakan tugas, para student assistant memperoleh pembekalan dan pendampingan terkait standar layanan perpustakaan, etika pelayanan pengguna, pengelolaan sumber informasi, hingga penggunaan berbagai platform pendukung e-learning yang digunakan di lingkungan USK. Pembinaan ini dilakukan agar mahasiswa mampu memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.
Selain terlibat dalam layanan harian, Library Student Assistant juga diharapkan berperan aktif mendukung berbagai kegiatan strategis yang diselenggarakan UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, seperti orientasi mahasiswa baru, workshop literasi informasi, pelatihan pemanfaatan sumber informasi elektronik, kegiatan promosi perpustakaan, serta pelaksanaan program-program peningkatan budaya baca di kalangan mahasiswa.

Program ini turut menjadi bagian dari transformasi perpustakaan menuju konsep academic research library yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat koleksi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran, kolaborasi, inovasi, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Progran Library Student Assistant ini sudah dilakukan sejak tahun 2014 yang lalu, dan sempat terhenti pada saat covid 19 melanda hingga beberapa waktu dan pada tahun ini sudah mulai di hadirkan kembali.Untuk sementara para mahasiswa ini hanya melakukan selving buku saja.
Melalui keterlibatan aktif mahasiswa sebagai Library Student Assistant, UPT Perpustakaan dan E-Learning USK berharap dapat menciptakan ekosistem layanan yang lebih inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi saat ini.
Ke depan, program Library Student Assistant ini diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu model praktik baik dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi, untuk mendorong terciptanya mahasiswa yang unggul, berdaya saing, serta memiliki semangat kolaborasi dan pengabdian dalam lingkungan akademik.