
Banda Aceh, 15 September 2025 – Dalam rangka memperkenalkan fasilitas akademik kepada mahasiswa internasional, Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan orientasi akademik kepada mahasiswa asing, salah satuny adalah Library Tour pada hari Kamis , 11 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara seperti Thailand, Malaysia, Timor Leste, dan Sudan.
Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB s/d selesai di Gedung Perpustakaan Universitas Syiah Kuala. Para mahasiswa disambut oleh tim dari UPT. Perpustakaan dan E-Learning USK dan duta baca usk. Dalam sambutannya, Kepala UPT. Perpustakaan USK, Dr. Ismul Huda, M.Si, mengatakan pentingnya peran perpustakaan dalam mendukung proses belajar mahasiswa, terutama bagi mereka yang sedang menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan di Indonesia.
\”Kami berharap mahasiswa internasional dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia di perpustakaan ini secara optimal, mulai dari layanan sirkulasi, akses jurnal internasional, hingga ruang belajar yang nyaman,\” ujar Dr. Ismul.
Selama tour berlangsung, mahasiswa diajak mengunjungi berbagai fasilitas yang ada, seperti:
Layanan Sirkulasi dan Referensi
Ruang Baca dan Ruang Diskusi
Ruang Koleksi Tugas Akhir dan Skripsi
Layanan Digital dan E-Resources
Selanjutnya, para mahasiswa ini juga diperkenalkan juga tentang E-Learning USK, Di sini, mahasiswa diberikan penjelasan tentang platform pembelajaran daring USK, akses ke modul kuliah, sistem LMS (Learning Management System), serta tips dalam mengikuti perkuliahan berbasis digital.
Dr. Ismul Huda, juga menjelaskan bahwa USK terus berkomitmen mengembangkan sistem pembelajaran hybrid yang bisa diakses dengan mudah oleh semua mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional.
“Dengan e-learning, mahasiswa bisa belajar lebih fleksibel dan mandiri. Kami menyediakan berbagai materi dan pelatihan agar mereka bisa beradaptasi dengan cepat,” kata Dr. Ismul Huda.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
\”Perpustakaannya sangat modern dan nyaman. Saya senang karena banyak bahan bacaan yang bisa membantu studi saya,\” ujar salah seorang peserta.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab tentang pemanfaatan dan layanan perpustakaan dan e-learning dalam Bahasa Inggris.