UPT. PERPUSTAKAAN DAN E-LEARNING

Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala berhasil meraih akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). (Banda Aceh, 9 April 2026).

Capaian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTkes Nomor 0166/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026 tanggal 28 Maret 2026.

Akreditasi Unggul diraih oleh Prodi MKM FK USK setelah melewati beberapa tahapan proses diantaranya adalah tahapan proses pendampingan secara daring (nurturing) selama dua bulan dari tanggal 03 Nopember 2025 sd 30 Desember 2025 oleh Asesor LAM-PTKes yaitu Prof.Dr. Dwi Sarwani Sri Rezeki, SKM, M.Kes(epid) dari Universitas Jenderal Soedirman dan Dr.Kholis Ernawati, S.Si, M.Kes dari Universitas YARSI Jakarta.

 Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan Asesmen Lapangan (visitasi Lapangan) yang dilakukan pada tanggal 10 sd 13 Maret 2026 oleh asesos LAM-PTKes yang terdiri dari Prof.Defriman Djafri, SKM, MKM, P.Hd dari Universitas Andalas dan Prof. Dr.dr.S.A Nugraheni, M.Kes dari Universitas Diponegoro. 

Dekan Fakultas Kedokteran, Dr.dr Safrizal Rahman, Sp.OT, M.Kes mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Akreditasi unggul ini merupakan buah dari sinergi dan komitmen bersama. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas lulusan agar tetap kompetitif dan Unggul,” ujarnya.

Dirinya pun berkomitmen, capaian ini akan semakin memotivasi FK USK untuk terus menguatkan system penjaminan mutu internal, peningkatan kualitas tridharma (pendidikan, penelitian, pengabdian), serta pemantauan berkelanjutan.

“Fokus utamanya adalah menjaga konsistensi mutu, dokumentasi, dan inovasi agar tetap memenuhi kriteria unggul,” ujar Dekan.

Ketua Prodi MKM FK USK, Dr.Said Usman, M.Kes menyebut, raihan ini menjadi momentum untuk mendorong inovasi keilmuan dalam bidang kesehatan masyarakat sesuai dengan Visi prodi “Menjadi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat yang Unggul, Kompetitif dan Enterpreneur dalam Bidang Promotif dan Preventif di Tingkat Nasional serta berwawasan Global”.

“Ini bukan akhir, tetapi titik awal untuk terus bergerak menghadirkan pendidikan kesehatan Masyarakat yang berdampak pada peningkatan derajat Kesehatan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama Tim Borang Akreditasi baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Satuan Jaminan Mutu Fakultas (SJMF), Tim Penjaminan Mutu Akademik (TPMA) maupun para stakeholder.

Dalam proses asesmen, prodi juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan eksternal, seperti perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, RSUD Dr. Zainoel Abidin, RS Ibu dan Anak, Rumah Sakit Jiwa Aceh, Rumah Sakit Pendidikan USK, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Puskesmas dalam Wilayah Kabupaten Aceh Besar, serta para alumni.

Keterlibatan ini dinilai memperkuat relevansi program studi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Dengan status akreditasi unggul, Prodi MKM diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat kajian Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam Bidang Promotif dan Preventif serta berkontribusi bagi masyarakat luas terutama dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sumber : https://usk.ac.id/prodi-magister-kesehatan-masyarakat-usk-raih-akreditasi-unggul

Scroll to Top