
Banda Aceh, 4 Mei 2026 – Pasangan Muhammad Aril dari FMIPA/Talha Della Sintia dari FEB, di nobatkan sebagai Duta Baca USK periode Tahun 2026. pasangan ini tampil sebagai Juara Pertama pada prosesi penobatan duta baca usk tahun ini, kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu tanggal 3 mei 2026 di auditorium lantai 3 FKIP. pada pageelaran ini pasangan Muhammad Arash Al Faiz dari FEB/Syifaunnisa’ dari FMIPA sebagai juara 2, dan pasangan Muhammad Razib Nanda Sipayung dari FT/Alya Nurul Hapsari dari FK sebagai juara 3, serta beberapa peserta lainya memenangkan berbagai kategori yang dilombakan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Mustanir, M.Sc, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan Pemilihan Duta Baca USK Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong budaya membaca, meningkatkan kecintaan terhadap literasi, serta membangun generasi mahasiswa yang kritis, kreatif, dan berdaya saing.
Hal itu disampaiakan Wakil Rektor III USK dalam sambutan pada kegiatan puncak pemilihan dan penobatan Duta Baca USK tahun 2026. Prof Mustanir menyampaikan bahwa keberadaan Duta Baca memiliki peran penting sebagai agen perubahan di kalangan mahasiswa. Mereka tidak hanya menjadi simbol kecintaan terhadap buku, tetapi juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menyebarkan semangat literasi di berbagai lini kehidupan kampus maupun masyarakat luas.
“Pemilihan Duta Baca bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter dan intelektualitas mahasiswa. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini karena sejalan dengan visi USK dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul dan berbudaya literasi,” ujarnya.

Kegiatan Pemilihan Duta Baca USK Tahun 2026 diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas yang telah melalui serangkaian seleksi ketat, mulai dari tahap administrasi, penilaian kemampuan literasi, wawancara, hingga presentasi program kerja. Para peserta menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam memahami isu-isu literasi, menyusun gagasan kreatif, serta menyampaikan ide secara komunikatif dan inspiratif.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai rangkaian acara pendukung seperti talkshow literasi, penampilan bakat dan minat peserta, serta kampanye membaca yang melibatkan sivitas akademika. Hal ini semakin memperkuat peran perpustakaan dan e-learning sebagai pusat sumber belajar yang tidak hanya menyediakan informasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan inovasi.
Kepala UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, Dr. Ismul Huda, M.Si, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung program literasi nasional. Ia menegaskan bahwa perpustakaan akan terus berinovasi dalam menyediakan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pemustaka.
“ Perpustakaan dan e-learning usk akan terus berinovasi dalam menyediakan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pemustaka”. Ungkap Dr. Ismul Huda.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang dan penobatan Duta Baca USK Tahun 2026 yang diharapkan mampu mengemban amanah sebagai ikon literasi kampus. Para pemenang akan menjalankan berbagai program kerja selama satu tahun ke depan, termasuk kampanye membaca, pengembangan komunitas literasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Adapun dewan juri puncak dan penobatan duta baca usk tahun 2026 adalah : 1. Zakiah, S.Pd., M.Pd, bidang kepustakaan.2. Iklima Ritmiani, S.Psi., M.A, bidang kepribadian, Dosen Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 3. Dr. Mukhlisuddin, M.Pd, bidang pengetahuan umum. 4. Nabilah S.Kom., M.T, bidang kamunikasi, Dosen Prodi Manajemen FEB Universitas Syiah Kuala dan Kepala Departemen Bisnis Digital.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, USK kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berbasis literasi. Apresiasi dari Wakil Rektor III menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pihak yang terlibat untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi pembelajar sepanjang hayat.
Kegiatan Pemilihan Duta Baca USK Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya membaca dan menulis di kalangan mahasiswa, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban.