
BANDA ACEH , 21 April 2026 – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan E-Learning Universitas Syiah Kuala (USK) terus melakukan transformasi berbasil digital di segala lini layanan. Hal ini di tandai dengan deselenggarakannya workshop bertajuk “Pemanfaatan GLPI dalam Manajemen Aset dan Helpdesk dalam Layanan Perpustakaan” yang diikuti oleh staf teknis, pustakawan, dan pengelola teknologi informasi di lingkungan perpustakaan.
GLPI (Gestionnaire Libre de Parc Informatique) merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open-source) yang dirancang khusus untuk manajemen aset TI dan layanan bantuan (service desk). Implementasi sistem ini di UPT Perpustakaan dan E-Learning USK menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan inventarisasi perangkat keras, perangkat lunak, serta pengelolaan tiket kendala teknis dalam satu platform terpadu yang dapat diakses melalui portal glpi.usk.ac.id.
Digitalisasi Inventaris dan Layanan Pengaduan
Dalam sambutannya, Kepala UPT Perpustakaan dan E-Learning USK , Dr. Ismul Huda, M.Si, dalam arahannya menekankan bahwa pengelolaan aset dan layanan berbasi digital memerlukan sistem pencatatan yang akurat dan otomatis. Dengan GLPI, setiap perangkat—mulai dari komputer di ruang sirkulasi, server e-learning, hingga infrastruktur jaringan—terdata secara rinci mengenai spesifikasi, masa garansi, hingga riwayat pemeliharaannya. ” Pengelolaan aset dan layanan berbasi digital memerlukan sistem pencatatan yang akurat dan otomatis”.
Adapun pemateri kegiatan ini adalah Saiful Bahri, S.T, selaku Kabid Teknologi Informasi pada UPT Perpustakaan dan E-Learning USK.
Workshop ini fokus pada beberapa aspek teknis utama:
- Inventarisasi Otomatis: Melakukan pendataan perangkat IT secara real-time untuk memudahkan audit aset kampus.
- Sistem Helpdesk (Ticketing): Mempercepat respons terhadap keluhan pengguna perpustakaan dan e-learning melalui sistem tiket yang terorganisir.
- Manajemen Kontrak dan Lisensi: Memantau masa aktif lisensi perangkat lunak akademik dan e-journal guna mencegah hambatan akses bagi mahasiswa.
- Analisis Kinerja Layanan: Menggunakan data statistik dari GLPI untuk mengevaluasi efektivitas layanan teknis di perpustakaan.

Mendukung Akreditasi dan Standar Internasional
Penggunaan platform manajemen layanan seperti GLPI ini sejalan dengan upaya Perpustakaan USK yang telah mengantongi sertifikasi ISO/IEC 20000-1:2018 terkait manajemen layanan teknologi informasi. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja internal, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi staf dalam meberikan layanan kepada mahasiswa.
Melalui workshop ini, diharapkan seluruhstaf UPT Perpustakaan dan E-Learning USK mampu mengoperasikan fitur-fitur GLPI secara maksimal, sehingga setiap kendala teknis dalam layanan pemustaka dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan profesional.